Airyrooms Golden City Batam, Penginapan Seru di Atas Kolam Ikan Air Asin

Deretan kamar Airyrooms Golden City Bengkong Batam. Foto by menixnews.com

SELALU berawal dari iseng-iseng untuk quality time bareng duo crucils (Azka and Kenzie) dan suami, eh nemu sesuatu yang seru-seru.

Contohnya saat iseng-iseng nginap di Airy Golden City Bengkong, Batam, ternyata dapat mengalaman yang berbeda dan kesenangan yang berbeda pula. Penginapan ini dikenal juga dengan nama Kanaka Lake Villa.

Ceritanya, pertengahan April 2018 lalu, duo crucils minta bobok ke hotel karena memang mereka bosan dan sudah lumayan lama gak diajak main keluar rumah. Setelah lihat-lihat jadwal dan cari-cari kamar yang pas di aplikasi Airyrooms, dapatlah penginapan yang menarik hati.

Namanya Golden City Bengkong. Penginapan ini memang baru masuk dalam daftar Airyrooms. Tempatnya gak jauh dari rumah karena saya juga tinggal di Bangkong. Ya istilahnya selangkah aja sampailah.

Singkat cerita, saya booking Airyrooms ini menggunakan voucher local guide dari Google yang masih saya pegang dengan besaran Rp150.000. Sementara harga kamarnya sekitar 196.000 termasuk sarapan. Jadilah saya cuma bayar Rp46.000 untuk menyenakan duo crucils selama weekend Sabtu-Minggu, 5-6 Mei 2018.

Karena Sabtu masih ada sejumlah kegiatan, akhirnya kami check in cukup sore sekitar pukul 15.30. Ya karena check in-nya sudah sore, duo crucils bawaannya merepet aja kerena mereka sudah bersiap sejak pagi dengan penuh semangat. Maaf ya Kakak Azka and Adek Kenzie, mama and papanya baru kelar kerjaan jam 3 sore.

Setelah sampai lokasi, kami mendapatkan beberapa hal yang menyenangkan.

1. Tempatnya sejuk dan di atas kolam

Airy Golden City lokasinya memang berada di komplek kawasan wisata Golden City Bengkong. Orang lokal lebih mengenal kawasan ini dengan Golden Prawn (GP), merujuk pada nama restoran seafood legendaris yang sudah lama berdiri di sini.

Begitu sampai di lokasi, kami terkesan dengan lingkungan penginapan yang hijau dan asri. Banyak pohon rimbun, walaupun tidak begitu tertata rapi. Lebih menyenangkan lagi, ternyata lokasi penginapan berada di atas kolam ikan.

Saat masuk kamar, kemudian buka pintu teras belakang, terbentang pemandangan kolam ikan yang cukup luas.

Pemandangan di teras belakang kamar Airyrooms Golden City Bengkong Batam. Foto by menixnews.com

Airnya bewarna hijau dan tampak ikan-ikan di permukaan air. Ada yang besar dan kecil. Duo crucils sangat excited dengan kolam ikan ini. Apalagi ketika ikan-ikan itu muncul ke permukaan dan menimbulkan bunyi gemercik.

Yang lebih menggembirakan mereka lagi, ketika bangun tidur tampak ubur-ubur di sekeliling teras belakang. Mereka pun sangat kegirangan.

Duo crucils melihat ubur-ubur dan ikan dari teras belakang kamar Airyrooms Golden City Bengkong Batam. Foto by menixnews.com

2. Ikan boleh dipancing

Asyiknya menginap di sini, ternyata ikan yang ada di kolam air laut ini boleh dipancing oleh para tamu yang menginap.

Kebanya kan seraya duduk bahkan baring-Baring santai di teras belakang dengan pemandangan indah, bisa memancing ikan. Sayangnya, kami tidak bawa pancing karena memang baru tahu setelah berada di lokasi.

Lihat video lokasinya di sini ya! (tapi maaf awalnya saya kira ini kolam ikan air tawar, ternyata air laut)

Kata Om Teo, pengelola penginapan ini, ikan-ikan di kolam memang bagian dari fasilitas untuk tamu.

“Kalau mau mancing silakan, ikannya boleh dibawa pulang, gratis.” Asyikkkk kan…. Next, kudu bawa pancing kalau menginap di sini lagi.

Duo crucils melihat ubur-ubur dan ikan dari teras belakang kamar Airyrooms Golden City Bengkong Batam. Foto by menixnews.com

3. Kamar yang luas

Kamar di Airyrooms Golden City cukup luas dengan tempat tidur yang super king. Jadi, sangat lapang untuk kami berempat.

Fasilitas yang ada di kamar memang standard, seperti TV, meja kerja, pemanas air atau cattle, dan minuman serta makanan complement baik dari airyrooms maupun dari penginapannya sendiri.

Di sini tidak ada lemari pakaian, hanya tempat gantungn baju. Style begini memang sudah banyak ditetapkan hotel-hotel low budget.

Untuk kamar mandi, ada shower dan toilet duduk, lengkap dengan handuk dan perlengkapan mandi (sabun, sampo, sikat dan pasta gigi) minus dompet Airyrooms yang biasanya membungkus perlengkapan mandi tersebut.

Snackes complement di Kamar Airyrooms Golden City Bengkong Batam. Foto by menixnews.com

4. Bisa BBQ

Nah, bagi yang menginap di sini ramai-ramai, apalagi di momen malam tahun baru, bisa memanfaatkan fasilitas BBQ yag disediakan pihak penginapan.

Kita tinggal beli arang dan bahan yang hendak dibakar, acara BBQ pun bisa langsung digelar tanpa perlu capek bawa-bawa peralatan.

5. Sarapan

Pagi-pagi, sebelum jam 7, saya dikagetkan dengan ketukan pintu. Awalnya saya kira orang iseng, pagi-pagi ngetuk pintu kamar, dan sempat saya cuekin.

Setelah beberapa kali mengetuk, baru saya respon. Eh ternyata Om Teo membawakan dua piring sarapan pagi. Saat itu pula saya tahu bahwa sarapan pagi di sini ternyata tidak makan di restoran tetapi di antar ke kamar.

Sarapan ala Airyrooms Golden City Bengkong Batam. Foto by menixnews.com

Isi sarapannya adalah nasi bungkus dengan lauk ayam sambal dan lalapan plus dua potong kue serta dua botol susu kedelai. Ehmmm lumayan untuk mengisi perut di pagi hari.

4. Gampang cari tempat makan dan nongkrong

Airyrooms Golden City ini berada dalam kawasan wisata yang sudah ramai dan lengkap. Jadi, untuk mencari aneka makanan berat dan ringan sangat gampang.

Tinggal jalan beberapa menit, sudah terpampang pilihan tempat makan dari yang tradisional Indonesia, termasuk seafood sampai western. Dari yang berharga cuma Rp 1000 sampai ratusan ribu, dari yang bentuknya cafe and bar, pujasera, sampai warung pinggir jalan, semuanya ada. Untuk kafe dan pujasera juga dilengkapi dengan off dan live music.

Di sini juga sudah tersedia Alfamart, jadi kalau butuh apapun lebih gampang. Kawasan ini tetap ramai sepanjang malam. Jadi jam berapa pun ingin keluar cari makan, tetap tersedia.

5. Banyak atraksi wisata

Untuk urusan atraksi wisata, banyak sekali pilihannya. Ada water ski, go kart, rumah terbaik atau 3d illusion house, dan motor cross.

Sementara untuk atraksi wisata keluarga, ada pantai lengkap dengan bebek-bebek air, ada miniatur rumah-rumah tradisional Indonesia, ada kapal dan masjid laksamana Cheng Ho, dan water boom.

6. Mudah diakses

Penginapan ini mudah diakses dengan kendaraan pribadi ataupun naik ojek dan taksi. Sementara angkutan umum hanya tersedia di persimpangan jalan raya yang jaraknya sekitar 500 meter dari penginapan.

Well, saya sudah memaparkan asyiknya ber-weekend ria di Airyrooms Golden city, ternyata selain enak, ada gak enaknya juga. Kami merasakan gak enaknya itu ada dua yakni :

1. Tidak ada wifi di kamar

Biasanya, yang namanya kamar Airyrooms, fasilitas wifi di kamar sudah menjadi standard dan kudu ada.

Tapi kali ini. Kami tidak mendapatkan fasilitas wifi karena memang tidak ada. Akhirnya duo crucils hanya bisa menikmati TV di kamar. Untungnya ada kolam ikan yang bikin betah.

2. Nyamuk

Saat malam, nyamuk lumayan ramai menggerayangi. Tapi tidak di dalam kamar melainkan di teras belakang.

Saat kami menikmati malam dengan baring-baring di lantai teras yang terbuat dari kayu, nyamuk-nyamuk pun tidak mau ketinggalan nimbrung.

Alhasil, malam yang tenang dan cerah bertabur bintang hanya bisa kami nikmati sejenak karena buru-buru masuk ke kamar menghindari nyamuk. Next, kudu bawa lotion nyamuk kalau nginap di sini. (sri murni)