• Home »
  • Bisnis »
  • Bolu Awak, Cara Jitu Artis Arie Untung Pikat Hati Warga Lokal untuk Bisnisnya

Bolu Awak, Cara Jitu Artis Arie Untung Pikat Hati Warga Lokal untuk Bisnisnya

Arie Untung bersama seorang tamu undangan. Foto by menixnews.com

 

BUKAN Arie Untung namanya kalau tidak bisa bikin ibu-ibu terhibur dan tertawa.

Begitu datang ke acara launching Bolu Awak di Ruko KDA Junction, Batam Centre, Minggu (3/12/2017) lalu, Arie langsung bisa membuat suasana hati para undangan, terutama kaum hawa, “berbunga-bunga”, termasuk saya.

Begitu turun dari bus (sekitar pukul 11.15 WIB) bersama rombongan dan para selebgram Batam, Arie disambut dengan tepung tangan para tamu.

Kemudian, dia duduk di kursi paling depan lalu disuguhkan Tari Persembahan khas Bumi Melayu.

Selepas itu, dia langsung menyapa para tamu yang sudah menunggunya sejak jam 10.00 WIB.

Arie yang ditemani seorang MC, menyampaikan rasa senangnya bisa hadir dan membuka bisnis di Batam.

Arie Untung saat menyapa para undangan yang sudah hadir di acara launching Bolu Awak. Foto by menixnews.com

Dia juga curhat, bahwa dirinya sebenarnya ingin datang bersama istri dan anak-anaknya termasuk yang paling kecil, tapi ternyata ada insiden yang menimpah istrinya.

Sang istri tersiram air panas saat Arie meminta dibikinkan secangkir kopi beberapa hari sebelum acara launching Bolu Awak di Batam.

“Ya penginnya sih datang sama keluarga, termasuk yang kecil. Tapi apa mau dikata, istri saya ada kecelakaan. Padahal tiket ke Batam sudah dibeli, gak jadi deh,” katanya.

Tanpa mau berlama-lama, Arie langsung bagi-bagi hadiah berupa kaos Bolu Awak untuk para tamu, dengan cara menjawab pertanyaan.

Arie pun melontarkan pertanyaan sekaligus guyonan.

Satu guyonan yang paling saya ingat adalah mendeteksi jauh tidaknya tempat tinggal tamu yang hadir, khususnya para wanita, dilihat dari lipstiknya.

Jika lipstiknya Masih merah, berarti ia datang dari daerah central (Batam Centre maksudnya).

Ibu ini beruntung dapat kaos dari Arie Untung. Coba tebak, dia dari central atau pinggiran? Foto by menixnews.com

Sementara jika lipstiknya sudah pudar bahkan hilang dari bibir, berarti datang dari daerah yang jauh alias pinggiran seperti Batuaji, Belakanpadang, dan lainnya.

Tentu saja guyonan ini membuat para tamu terbahak-bahak.

Local Value

Keputusan Arie Untung membuka bisnis oleh-oleh kekinian di Batam karena dirinya merasa dekat dengan Batam.

Sering kali, Arie dan keluarga singgah ke Batam jika hendak pergi ke Singapura.

Sebab itu, agar perjalanannya penuh manfaat, dia pun memutuskan untuk berbisnis di Batam.

Batam merupakan kota keempat tujuan investasi Arie. Sebelumnya sudah buka bisnis serupa di Palembang, Makassar, dan Kediri.

Namun, nama makanan yang dipilih tidaklah sama, melainkan diambil dari bahasa khas daerah masing-masing.

Misalnya, di Palembang namanya Boluto yang merupakan singkatan dari Bolu Kito (kita), di Makassar namanya Boluta (Bolu Kita), di Kediri khusus produk brownis, dan di Batam diberi nama Bolu Awak.

Penggunaan nama berdasarkan daerah masing-masing merupakan upaya mengangkat nilai budaya lokal atau local value.

Sehingga, warga lokal sendiri akan merasa lebih dekat dengan produk Arie Untung.

Salah satu varian Bolu Awak, Taro Cheese Cake, yang diolah dari ubi jalar warna ungu. Foto by menixnews.com

Ngomong-ngomong soal Bolu Awak, memang namanya rada membingungkan. Sebab, kata awak dalam bahasa Melayu berarti kamu.

Namun, kata awak juga sering digunakan orang Sumatra Utara yang berarti saya. Nah, lain lagi dengan kata awak bagi orang Sumatera Barat yang berarti kami.

Untuk produk Bolu Awak ini, sepertinya Arie Untung lebih mengarah pada arti saya atau aku.

Antrean Panjang

Antrean panjang warga yang ingin membeli Bolu Awak saat launching. Photo is taken by Sarah.

Saat launching Minggu (3/12/2017), memang terjadi antrean panjang di Gerai Blue Awak.

Ratusan pengunjung ingin membeli bolu tersebut. Apalagi, ketika itu Arie Untung sendiri turun tangan melayani pembeli.

Ditambah, ada promo beli satu gratis satu dan penukaran voucher gratis.

Ratusan warga mengantre untuk membeli Bolu Awak saat launching. Foto by menixnews.com

Meskipun ramai, namun penjualan perdana berlangsung tertip dan aman.

Untuk produk nya sendiri, saat ini Bolu Awak memiliki tiga Varian yakni Japanese Cheese Cake, Cheese Tart, dan Taro Cheese.

Bolu Awak varian Taro Cheese (kiri) dan Japanese Cheese Cake (kanan). Foto by menixnews.com

Untuk harga, dimulai dari Rp 25 ribuan untuk Taro Cheese, Rp 55 ribu untuk Japanese Cake, dab Rp 75 ribu untuk Cheese Tart.

Konsep Gerai Bolu Awak, bukan hanya sebagai toko melainkan juga untuk tempat bersantai layaknya kafe.

Sehingga, desain Gerai Bolu Awak pun dibuat apik dengan dekorasi yang instagramable  sesuai dengan tema yang sedang hits.

Nah, yang ingin nyantai sambil icip-icip Bolu Awak, visa langsung ke Ruko KDA Junction Batam Centre atau ke Hotel Vanilla, Penuin. (sri murni)

Mau tahu bagaimana rasanya Bolu Awak, baca dulu review nya di sini!

Bolu Awak, Oleh-Oleh Keren dari Batam dengan Harga Terjangkau