Enam Alasan Ini Bikin Saya “Jatuh Cinta” pada Blogger Kepri

Foto bersama awak Blogger Kepri dan Mbak Bella dari Infinite Studio. Foto by Lina Sasmita.


MENULIS sudah menjadi passion bagi saya sejak lama. Bahkan bisa dikatakan seumur hidup, saya tidak pernah bekerja di bidang lain selain yang berhubungan dengan dunia penulisan. Saya pun sudah menggelutinya sejak duduk di bangku SMK Pariwisata Sandhy Putra Telkom, Medan, Sumut.

Hobi di bidang ini terus saya lanjutkan begitu menginjak kaki di semester awal kuliah dengan cara bergabung di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bidang jurnalistik yakni di Surat Kabar Kampus (SKK) Bahana Mahasiswa Universitas Riau (Unri), Pekanbaru, Riau.
Sambil kuliah, saya pun bekerja sebagai jurnalis di media televisi dan cetak. Pekerjaan ini tetap saya tekuni sampai sekarang.
Bagi saya, menulis itu ibarat piknik di alam terbuka dengan panorama yang sangat indah dan lengkap segala ada. Di sana ada resort yang megah dan mewah, ada gunung yang menjulang tinggi, ada hamparan sawah yang hijau dengan burung-burung bangaunya, ada lautan yang biru, dan banyak orang bercengrama di dalamnya.
Dengan menulis, saya bisa menggambarkan segala keindahan dan membagikannya kepada banyak orang. Segala pengalaman suka dan duka kehidupan saya bisa dibaca banyak orang yang membutuhkan. Berbagi pengalaman dan informasi itu, ternyata lebih berharga ketimbang hanya sekadar berbagi materi (uang).
Lantas, bagaimana semangat menulis saya tetap membara padahal bagi sebagian orang menulis adalah sebuah beban?
Cara yang paling ampun untuk memompa semangat menulis adalah dengan bergabung pada sejumlah komunitas di bidang penulisan. Salah satunya adalah komunitas Blogger Kepri (BK). Bisa dikatakan saya “jatuh cinta” pada komunitas ini. Ungkapan ini bukan lebai, saya hanya bercerita apa adanya.
Saya bergabung di BK belum begitu lama, mulai Agustus 2016 lalu. Informasi soal BK saya peroleh dari seorang teman di kantor. Motivasi saya bergabung karena ingin menghidupkan kembali blog saya yang sudah lama mati suri. Saya sudah mulai nge-blog sejak 2008, kemudian mati suri selama empat tahun, 2012-2016. Sejak bergabung dengan BK, selalu terpacu untuk menulis dan mengisi blog tersebut.
BK berhasil “memecut” saya untuk terus berkarya karena di komunitas ini banyak nilai plusnya. Apa yang saya paparkan di sini hanya sebagian saja.
1. Sharing Informasi
Di BK, hampir setiap anggota gemar berbagi informasi tentang peluang dan tantangan menulis. Satu di antara yang paling saya sukai adalah informasi job review. Ini bukan sekadar ada uang di balik job review, melainkan lebih dari itu, jika mendapatkan job review, tentu saja mau tidak mau harus menulis. Semakin banyak job review pastinya semakin banyak karya tulis yang dihasilkan dan diunggah ke blog, dan tuntu saja pundi-pundi rupiah pun mengalir ke rekening. Berbagi informasi yang dilakukan bukan hanya sekadar job review, tapi lebih banyak lagi, misalnya lomba-lomba penulisan, video, dan fotografi, peluang mengikuti piknik gratis, undangan staycation, seminar, dan lainnya.
2. Sharing Ilmu

Foto bersama para anggota Blogger Kepri saat workshop SEO.

Di BK, kesempatan untuk sharing ilmu sangat terbuka lebar baik dari sesama anggota maupun melalui kegiatan kulwa (kuliah WA) dan workshop. Selama saya bergabung, saya selalu mendapatkan pertolongan dari teman-teman BK jika ada kendala teknis dalam mengelola blog, misalnya tentang cara menaikkan DA/PA, membuat tampilan blog lebih menarik, dll. Maklum saja, saya memang lebih ahli menulis ketimbang urusan teknis blog.
Anggota BK ini sangat beragam kemampuannya. Ada yg mastah (baca : master) dalam membuat vlog, info grafis, fotografi, editing foto, media sosial (medsos), dan penulisan fiksi – non fiksi.
Untuk sharing ilmu, BK juga pernah mengadakan workshop. Satu di antaranya yang pernah saya ikuti adalah tentang teknis SEO. Workshop ini sangat berguna, terutama bagi saya yang sangat awam dengan masalah SEO. Semoga ke depan lebih banyak workshop untuk meningkatkan kemampuan para anggota BK.
3. Piknik Bedol Desa

Tim Blogger Kepri berfoto bersama Banquet Manager Yenni Mahardika (kiri) dan timnya.

Satu kegiatan BK yang menjadi favorit saya adalah saat ada piknik bedol desa alias ramai-ramai sambil membawa keluarga. Saya ini orang Indonesia tulen dan masuk golongan “enaknya ramai-ramai”. Jadi ketika ada piknik bedol desa begini, menjadi kesempatan saya untuk menikmati “enaknya ramai-ramai”. Ditambah lagi bisa kenal anggota keluarga para personel BK. Menambah silaturahmi itu menambah pintu rezeki. Duo crucils saya pun menikmati kegiatan ini karena mereka bisa bertemu dengan teman-teman baru, putra-putri dari anggota BK. Semoga para crucils anggota BK bisa menjadi blogger-blogger handal menggantikan mama-papanya.
Piknik bedol desa ini sudah sangat sering dilakukan, di antaranya : Tamasya ke Infinite Studio , Seru-seruan di The Illusion Studio and 3D Museum, Menikmati Sensasi The Floating Sea Forest, Snorkeling ke Pulau Abang, dan banyak lagi. Lengkapnya bisa dibaca di blog saya ini karena banyak tulisan tentang piknik bedol desa.
4. Mendapatkan Kebebasan
Sebagaimana saya utarakan di atas, dunia penulisan sudah menjadi urat nadi bagi saya. Namun, saya menemukan perbedaan yang begitu dalam ketika saya menulis untuk media massa dibandinngkan menulis di blog sendiri. Di blog, saya mendapatkan kebebasan berekspresi dalam mengungkapkan isi hati dan kepala saya. Menulis untuk media massa, tentunya sudah harus sesuai dengan pakem-pakem yang ada dan standarnya sudah tertera dalam aturan keredaksian media masing-masing. Namun di blog, saya bebas menulis melampaui standard yang ada. Opini saya pun bisa bermain dengan leluasa di sana.
Bergabung di BK, tentu saja menjadi salah satu sumber inspirasi dalam menulis di blog saya.
5. Challenge Menulis
BK punya satu kegiatan yang sangat menantang yakni challenge menulis satu pekan sekali plus arisan back link. Challenge ini sudah dilakukan dua periode dengan jumlah anggota BK yang ikut berbeda-beda. Periode pertama, hanya segelintir yang tertarik, namun periode kedua ada puluhan yang berpartisipasi, meskipun akhirnya hanya 16 orang yang bertahan. Aturan challenge ini saya suka dimana setiap minggu, dead line Rabu malam pukul 24.00 WIB, anggota yang ikut harus menyetor tulisan yang sudah diunggah ke blog masing-masing ditambah mencantumkan satu back link blog anggota yang menang arisan. Siapa yang terlambat, langsung didiskualifikasi. Selain setor tulisan, juga diwajibkan bagi para member  memberikan komentar terhadap setiap tulisan yang masuk. Sayangnya, tidak semua pengikut challenge ini komit melakukan blog walking. Semoga ke depan, challenge ini bisa dilakukan lagi dan semua pesertanya konsisten untuk blog walking. Challenge menulis adalah “pecut” paling pedas jika memang ingin meningkatkan kebiasaan dan kualitas tulisan.
6. Open Minded
Tiada satu pun komunitas yang tidak ada perselisihan. Ibarat keluarga, masing-masing orang memiliki kemauan dan cara yang berbeda-beda. Namun, bukan berarti perbedaan itu menjadi hal yang membuat perpecahan. Justru perbedaan menjadi aset kekayaan intelektual yang harus dipelihara. Saya pribadi melihat, perbedaan, baik perbedaan latar belakang maupun pendapat yang sempat menjadi friksi-friksi kecil di BK, tidak dibiarkan menjadi konflik yang berkepanjangan. Penyelesaian secara kekeluargaan dan gentle dilakukan agar tidak berujung pada perpecahan. Open minded dari masing-masing personel BK menjadi kunci agar komunitas ini tetap bisa kompak dan memandang perbedaan menjadi sebuah aset dan potensi.
Terakhir, saya ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-2 bagi Blogger Kepri dan kita semua yang ada di dalamnya. Semoga Keberadaan BK memberikan manfaat kepada para anggotanya. Semoga pula setiap anggota bisa berkontribusi secara positif kepada komunitas ini. Andaipun ada anggota yang tidak dapat berkontribusi secara positif, setidaknya tidak memberikan pengaruh negatif pada komunitas ini. Mari kita jaga kekompakan dan terus berkarya. Kritikan dan masukan yang konstruktif sangat diperlukan jika ingin menjadi lebih baik. (sri murni)
HAPPY BIRTHDAY BLOGGER KEPRI and HAPPY COMMUNITY
NB: Mbak Annisa, pemilik blog  www.annisa.mom pasti punya cerita lain dari komunitas kita ini kan ya?