Kirim Paket ke Luar Negeri Pakai Post Indonesia Ternyata Gak Ribet dan Murah

images

Ceritanya, seorang teman baik saya alias very best friend-lah akan melangsungkan pesta pernikan pertengahan Oktober 2016 atau tepatnya pekan depan di Canberra, Australia.

Karena alasan pekerjaan dan keluarga, saya tidak bisa menghadiri langsung pesta itu.

Saya pun pastinya ingin memberikan kado spesial yang saya kirimkan langsung dari Batam.

Setelah berfikir panjang, ide saya adalah memberikan katikatur dia dan calon suaminya. Karikatur itu kemudian saya print canvas berukuran 70×100 cm ditambah print A3 di kertas foto.

Kado ini saya harapkan bisa menjadi pajangan di rumah mereka. Setelah semua material kado sudah kelar, kemudian yang perlu dipikirkan adalah bagaimana mengirimkannya kesana.

Jujur saja, ini pengalaman saya pertama kirim barang ke luar negeri, khususnya Australia. Kalau dari Australia ke tanah air, dulu waktu kuliah di Canberra (2011-2012), sering saya lakukan .

Ada dua cara yang coba saya tempu untuk mengirimkan paket itu.

Pertama, menitip dengan teman yang akan ke Australia. Saya pun mencoba mencari informasi teman-teman itu dengan posting di group Facebook Bursa update. Ini group fb bagi WNI yang sedang atau pernah tinggal di Australia. Dari postingan itu, saya mendapat respon dari seorang teman yang pada akhir Oktober nanti akan ke Aussie. Ehhmmm kabar yang baik, tapi waktunya terlalu lama. Sebab, saya ingin kado itu sampai di tujuan pertengahan Oktober. Setidaknya di hari pernikahan.

Pilihan kedua, saya harus menggunakan jasa ekspedisi. Saya pun searching sana sini dan tanya sana sini juga. Akhirnya mendapat informasi pengiman ke LN pakai PT Post Indonesia lebih cepat dan murah plus tidak ribet. Saya pun membuktikannya.

1. Tidak ribet. Dibandingkan dengan ekspedisi swasta, jasa pengiriman plat merah ini memang tidak ribet. Sebelumnya saya sempat tanya ke ekspedisi lain (maaf gak etis sebutkan nama) dan mereka meminta persyaratan ada invoice barang yang dikirim. Lah namanya kado, invoice darimana? Tapi pakai Post, saya tidak diminta apa-apa. Cukup membawa barang dan uang.

2. Lebih murah. Ya, biaya pengiriman memang jadi pertimbangan. Dari hasil tanya-tanya ke ekspedisi lain, biaya yang harus saya keluarkan hampir Rp 1 juta (wow…. Mahalnya). Sementara pakai PT Post saya hanya dikenakan Rp 384 ribu.

3. 72 Jam Sampai. Berapa lama barang saya akan sampai ke tujuan? Petugas Kantor Pos mengatakan paket saya akan sampai dalam waktu 72 jam. Wow… Cepat juga ya…

4. Hanya ada dua. Cabang Kantor Pos di Batam yang bisa menerima kiriman paket ke luar negeri hanya ada dua yakni di Batam Centre dan Pelita (ada di belakang Plasa Telkom Pelita). Saya sempat coba ke Kantor Pos Bengkong, tapi ditolak karena mereka tidak bisa memerosesnya.

5. Kemasan aman. Karena paket saya berupa karikatur print out canvas dan kertas, saya mengemasnya dengan menggulung semuanya menjadi satu hingga diameter 5cm. Setelah itu saya bungkus plastik bening kemudian saya masukkan ke pipa PVC ringan yang berdiameter sama. Lalu, saya bungkus pakai kertas kado dan plastik hitam agar lebih aman. Untuk barang yang tidak panjang dan bisa dilipat, baiknya menggunakan kotak sepatu atau lainnya yang tidak berat. Paket saya sendiri beratnya hanya 8 ons.

Kemasan paket kiriman karikatur.

Kemasan paket kiriman karikatur.

6. Anda yang punya pengalaman kirim paket ke luar negeri, silakan berbagi dalam kolom comment di bawah tulisan ini agar siapapun yang membutuhkan referensi bisa membacanya. (Sri Murni)