Inilah Kota-Kota di Indonesia yang Ramah pada Pejalan Kaki

Suasana di depan Jam Gadang, Bukittinggi. Foto diambil dari Topikini.

HAYU ngaku kamu termasuk orang yang malas jalan kaki atau enggak? Baru-baru ini ada riset yang dilakukan oleh para peneliti Universitas Stanford, AS, dengan melibatkan 700.000 sampel dari seluruh dunia, yang menobatkan Indonesia sebagai negara yang masyarakatnya paling malas berjalan kaki.

Para peneliti Universitas Stanford menggunakan data menit per menit dari 700.000 orang yang menggunakan Argus, aplikasi pemantau aktivitas, pada telepon seluler mereka.

Hasilnya, warga Hongkong menempati urutan teratas dalam daftar penduduk paling rajin berjalan kaki. Rata-rata publik Hongkong berjalan kaki sebanyak 6.880 langkah setiap hari.

Adapun penduduk paling malas berjalan kaki di dunia adalah orang Indonesia yang berada pada posisi terbuncit.

Riset tersebut berkesimpulan bahwa orang Indonesia hanya berjalan berjalan 3.513 langkah setiap hari. Sangat jauh dibanding masyarakat Hongkong yang mencapai 6.880 langkah per harinya. Padahal bagi traveler, berjalan kaki merupakan salah satu cara terbaik mengeksplorasi wisata kota bahkan yang tempat wisata yang tersembunyi.

Fakta tersebut memang cukup memprihatinkan, namun jika dilihat dari realita yang ada riset tersebut memang bisa dikatakan benar adanya. Terbukti, jumlah kendaraan di Indonesia sangat tinggi, baik di kota maupun di desa.

Bahkan hanya dengan uang muka Rp500.000 saja penduduk Indonesia sudah bisa memiliki satu unit sepeda motor.

Dengan banyaknya kendaraan di Indonesia membuat beberapa kota di Indonesia jadi tak ramah dengan pejalan kaki, faktor tersebut juga lah yang mungkin membuat masyarakat Indonesia jadi malas berjalan kaki.

Namun, meski begitu masih ada kok beberapa negara yang ramah terhadap pejalan kaki, berikut empat kota di Indonesia yang dianggap masih ramah dan aman bagi pejalan kaki:

Yogyakarta

Kota yang selalu berhasil membuat wisatawan datang lagi dan lagi ke sini punya beberapa spot nyaman dan ramah bagi pejalan kaki.

Tidak hanya di tempat wisatanya saja, namun di sisi jalan protokolnya juga nyaman bagi pejalan kaki.

Bahkan, saat berada di Yogyakarta berjalan kaki jadi salah satu cara terbaik untuk menikmati keindahan sosial dan budaya Yogyakarta, seperti berjalan kaki di sekitaran jalan Malioboro.

Di sepanjang jalan Malioboro, kamu bisa berjalan kaki dengan nyaman dan kantung-kantung parkir pun tersedia dan kian tertata rapi, jadi tak mengganggu pejalan kaki dan menutupi trotoar.

Selain Malioboro, kamu juga bisa berjalan kaki dengan nyaman dan aman di tempat wisata budaya seperti sekitaran Kraton, Tamansari, Kotagede dan beberapa wilayah lainnya.

Untuk kamu yang lagi mencari penginapan murah di Jogja, kamu bisa dapatkan promo hotel murah di Jogja, hanya di Reservasi.com.

Surabaya

Siapa yang bilang kota metropolitan harus sesak kendaraan sampai mengganggu pejalan kaki di trotoar? Kamu setidaknya harus liburan ke kota terbesar kedua setelah Jakarta ini.

Meski, termasuk kota metropolitan saat di sini kamu bisa berjalan kaki tanpa takut ataupun was-was tertabrak.

Menikmati walking tour di berbagai destinasi wisatanya pun terasa begitu nyaman. Saat berada di Surabaya, kamu bisa coba berjalan di sepanjang Kota Tua Surabaya-Jembatan Merah sampai ke Tugu Pahlawan yang sarat akan sejarah Kota Pahlawan.

Solo

Solo dengan taglinenya, Spirit of Java memang sangat mencerminkan budaya Jawa.

Masyarakatnya yang santun dan kotanya yang berbudaya menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan untuk menjelajahi kota ini.

Bagi kamu penyuka wisata budaya, Solo merupakan gudangnya destinasi budaya Jawa. Jalan-jalan besar di sana begitu rapi, ada yang membagi perlintasan motor dan mobil, trotoarnya juga terawat.

Saat liburan ke Solo, kamu  bisa mulai berjalan kaki dari jalan utama Slamet Ryadi dan menyambangi Keraton Mangkunegaran, Loji Gandrung, Taman Sriwedari, kemudian Taman Balekambang. Dan juga jangan lupa wisata belanja di Pasar Triwindu dan Solo Grand Mall.

Sebenarnya masih banyak tempat wisata yang menarik yang tak jauh dari sana, misalkan Museum Danar Hadi dan Museum Radyapustaka. Belum lagi kampung-kampung batik, seperti Laweyan yang sangat ramah untuk dijajaki. Yakin nih, kamu enggak mau berangkat?

Bukittinggi

Salah satu kota di Sumatera Barat yang terkenal dengan Jam Gadangnya ini punya destinasi-destinasi seru yang bisa kamu jelajahi dengan berjalan kaki.

Kotanya yang sejuk dan tidak terlalu besar membuat wisatawan nyaman berjalan kaki.

Berada di sini, kamu bisa dengan nyaman menelusuri sekitaran Jam Gadang. Tak hanya itu kamu juga bisa menelusuri Ngarai Sianok, ngarai indah yang menyuguhkan alam yang begitu memesona. Dari sana, masih dengan berjalan kaki kamu bisa mengunjungi Goa Jepang, yang sarat sejarah Perang Dunia II.

Selain destinasi tersebut, banyak ragam tema walking tour yang bisa kamu lakukan. Misalnya Heritage Tour dengan mengunjungi Rumah Bung Hatta, Culinary Tour di Pasar Atas dan Pasar Bawah, dan lainnya.

Jadi, kalau lagi liburan ke Bukittinggi, ayo gunakan kaki kamu untuk menjelajah keindahan destinasi di Bukittinggi. (*)