Liburan Weekday Bareng Keluarga di Allium Hotel Batam Memang Lebih Menyenangkan

BANGUNAN tinggi berwarna putih tampak menonjol di antara ruko-ruko yang ada di kawasan Jodoh, Batam.
Di bagian puncak gedung berlantai 12 itu tertulis Allium.
Ya Allium berarti Allium Hotel, nama terbaru dari bangunan yang dulu sempat bernama Melia Panorama, kemudian berganti nama lagi menjadi Panorama Regency dan kini Allium.
Allium Hotel Batam ini dikelola oleh jaringan Samali Hotel and Resort.
Sudah sekitar enam bulan hotel ini bernama Allium Batam.

allium-hotel

Dibandingkan dengan nama sebelumnya, tentu saja sekarang banyak perubahan. Perubahan paling mencolok adalah dari warna gedung yang sebelumnya identik dengan warna coklat, kini berubah menjadi putih.
Senin (3/10/2016) saya bersama dua crucils dan hubby berkesempatan menikmati layanan Allium. Saya pun merasa beruntung bisa membandingkan perbedaan layanan, terutama fisik saat hotel ini masih bernama Melia Panorama dan Panorama Regency.
Kami menginap disini untuk satu malam dan mendapatkan kamar Delux King Room dengan nomor kamar 1016 yang berarti di lantai 10 nomor 16.

img_20161003_134515
Sesuai dengan namanya, tipe tempat tidur yang kami dapatkan adalah king size. Ukuran ini sangat cocok bagi keluarga kecil seperti kami.
Saya pun recommended bagi teman-teman yang membawa keluarga kecil untuk memilih kamar tipe Delux King. Atau bisa juga memilih Executive King, Allium Suite, atau yang paling mahal dan mewah Samali Suite.
Sementara bagi datang berdua dengan teman, bisa memilih tipe tempat tidur tween dengan dua tempat tidur di dalamnya.

Karena kami check-in di hari kerja, suasana hotel memang tampak lengang. Hanya ada beberapa tamu yang tampak duduk-duduk di lobi.
Begitu sampai di hotel, kami langsung menuju meja resepsionis. Desain resepsionis dan interior secara umum di lantai satu hotel ini tidak banyak berubah, masih klasik seperti saat bernama Melia Panorama maupun Panorama Regency.

img_20161004_084146-800x600
Sebelum mendapatkan kunci, petugas resepsionis meminta KTP saya dan menanyakan tipe kamar yang kami inginkan.
Tentu saja tanpa ragu pilihannya pada delux king yang tarifnya lumayan murah sekitar Rp 621 ribu dan non smoking.
Kemudian dia menyodorkan form pernyataan yang harus saya tandatangani.
Isinya kurang lebih kami dilarang merokok dan membawa durian ke kamar karena akan dikenakan denda Rp 1 juta.
Setelan urusan dengan resepsionis selesai, kami langsung menuju lift naik ke kamar 1016. Ada tiga lift yang bisa digunakan untuk naik ke atas. Sistem pengamanannya juga masih sama seperti dulu, tidak menggunakan scanning kunci untuk menuju lantai atas, dengan kata lain bebas saja.
Begitu masuk kamar, dekorasi interior klasik menyambut. Lantai dan furniturenya termasuk lampu tidur masih klasik dan dibuat serba kayu. Gaya klasik ini hampir sama dengan dekorasi saat masih bernama Melia Panorama maupun Panorama Regency.

Kamar Delux King Allium Hotel Batam.

Kamar Delux King Allium Hotel Batam.

Hanya saja, lantainya sudah berganti dari lantai beralas karpet menjadi lantai parquet kayu berwarna coklat.
Beberapa perabot pun sudah diganti diantaranya tempat tidur lengkap dengan spring bed yang tampaknya memang masih baru. Ini bisa saya rasakan saat masih bernama Panorama Regency spring bed yang tersedia tidak begitu nyaman karena pernya sudah kendor sana-sini.
Fasilitas di dalam kamar terbilang lengkap sesuai standar bintang empat. Ada meja kerja, mini bar yang di atasnya terdapat kopi, teh, gula, dan krim serta cangkir, gelas dan teko pemanas air.
Di atas minibar juga tergantung TV LED ukuran 32 inc.
Di kamar, tersedia pula coffee table, nakas, kaca rias, dan lemari yang cukup besar.
Kamar mandinya dilengkapi bathtup plus wastafel dan kaca yang memenuhi sisi kanan dinding kamar mandi.
Kebetulan kamar yang kami tempati menghadap ke jalan raya, sehingga bisa melihat pemandangan sejumlah bangunan tinggi dan aktivitas pasar Jodoh.

Pemandangan Pasar Jodoh dari lantai 10 Allium Hotel Batam.

Pemandangan Pasar Jodoh dari lantai 10 Allium Hotel Batam.

Nah, bagi pelancong luar Batam, menginap disini juga memudahkan akses Anda ke sejumlah tempat. Misalnya Pelabuhan Ferry Harbour Bay, pusat bisnis Nagoya, Pasar Jodoh yang ramai menjual barang-barang seken dan kebutuhan harian, serta tempat hiburan malam.
Disini tersedia 211 kamar. Untuk tamu yang membawa keluarga, hiburan untuk anak-anak memang terbilang terbatas. Tidak tersedia Kids Club, hanya ada kolam renang berukuran sedang di lantai tiga hotel. Selain kolam renang, di lantai ini juga ada Spa dan fitnes centre.
Kolam renangnya tidak begitu besar sekitar 5×10 m dengan kedalaman 0.8, 1.2, dan 1.5 meter.
Jika ada anak-anak yang berenang, petugas akan mebatasi kolamnya dengan bola pelampung antara kedalaman 0,8 dan 1,2 m.
Kolam ini tidak hanya untuk tamu hotel tapi juga umum. Untuk umum dikenakan uang masuk Rp 60 ribu per orang plus tidak boleh membawa makanan dan minuman dari luar. Sementara untuk tamu free of charge.

Kolam Renang Allium Hotel Batam.

Kolam Renang Allium Hotel Batam.

Meskipun berada di lantai tiga, kolam ini punya pemandangan alam yang lumahan hijau. Ada beberapa pohon kelapa plus pohon pinus dan sejenis palm di areal kolam. Beberapa kursi santai lengkap dengan handuk di atasnya disiapkan untuk para tamu.
Nah enaknya berlibur di hari kerja, kolam renang tidak begitu ramai, bahkan sepanjang pagi hingga malam hanya ada kami berempat ditambah satu atau dua tamu yang berenang. So pasti kami jadi bisa berenang dengan leluasa.
Untuk permainan air, memang tidak tersedia. Jadi, aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga hanya berenang dan bermain air plus lari-lari kecil bagi anak-anak di taman sekitar kolam.

Untuk membunuh kebosanan, selain berenang dan fitnes, kita bisa berselancar di dunia maya. Disediakan wifi dengan kecepatan tinggi di areal hotel, termasuk tentu saja di kamar, lobi, dan kolam renang.

Untuk kuliner, hotel ini memiliki launge di lantai dasar yang menyediakan berbagai minuman. Juga tersedia Paris L-you Cafe yang menjadi tempat sarapan pagi. Di cafe ini juga tersedia beberapa menu untuk makan siang dan malam.
Sementara untuk bar yang dulu tersedia di lantai lima dengan nama Grill Bar dan Chiness Restaurant di lantai 12, kini tidak beroperasi lagi.
Alasannya, saat saya tanyakan ke karyawan hotel, karena memang belum dibuka kembali.
Saat sarapan pagi, saya sempat berbincang dengan salah satu cheft di Paris L-You Cafe. Menurutnya, saat ini makanan yang tersaji di hotel ini sudah bersertifikat Halal.

resto1

Paris L-You Cafe di Allium Hotel Batam.

Paris L-You Cafe di Allium Hotel Batam.

Beragam menu sarapan pagi disiapkan, mulai dari ala nusantara sampai western. Menu nusantara di antara yang tidak pernah ketinggalan adalah bubur ayam, nasi goreng, mie goreng, ditambah sayur, ikan sambal, dan sosis, bubur kacang hijau dan beberapa lainnya.
Sementara yang western, tersedia salad dengan enam jenis saus, omelet, roti bakar lengkap dengan delapan jenis selai, sereal, dan tiga macam jus.
Ada juga kudapan dan buah-buahan.

So…. Jika ingin menikmati liburan bersama keluarga dengan suasana santai Dan tidak ramai, saya rekomendasikan ambillah off day di saat weekday.

Happy holiday in weekday !