Mengenang Catalunya di Barcelona, Spanyol

Patung Colombus di Catalunya, Barcelona, Spanyol. Foto Barcelona Tourist Guide

SEJAK awal Oktober 2017 lalu, kegaduhan politik di Catalunya atau Katalonia, Spanyol, kian memanas.

Pada 1 Oktober, 43 persen dari penduduk Catalunya memberikan hak suara terhadap referendum kemerdekaan Catalunya dari Spanyol.

Setelah dihitung ternyata 90 persen dari warga yang memberikan hak suara menyatakan memilih kemerdekaan Catalunya dari Spanyol.

Dan, pada 10 Oktober lalu, “Presiden” Catalunya Carles Puigdemont menandatangani deklarasi kemerdekaan wilayah yang dipimpinnya.

Meskipun demikian, sampai sekarang belum ada pengakuan dari pihak luar, apalagi dari pemerintahan Spanyol, terhadap deklarasi kemerdekaan tersebut. Apalagi, jelas-jelas Spanyol menolak hasil referendum dan menyatakan referendum tersebut illegal.

Bahkan, kini politik Catalunya makin blunder karena aktor inteltualnya termasul sang “Presiden” ada yang ditangkap dan ada yang melarikan diri ke luar negeri mencari suaka politik.

Patung Colombus di Catalunya, Barcelona, Spanyol. Foto Barcelona Tourist Guide

Well, kemelut politik di Catalunya memang tidak pernah berakhir. Melihat semakin panasnya suhu politik di sana, saya langsung terkenang hari-hari saat saya berada di kota itu pada akhir 2011 lalu.

Saat berada di sana pun, saya kerap melihat demonstrasi para pekerja dan warga Catalunya tentang kondisi ekonomi mereka yang kian menurun.

Ketika itu, resesi ekonomi di Eropa memang sangat terasa. Pemutusan hubungan kerja (PHK) ada dimana-mana.

Catalunya merupakan salah satu pusat ekonomi dan pariwisata di Spanyol. Letak kotanya berada dalam negara bagian Barcelona.

Banyak yang bilang, kota ini jauh lebih indah dan tertata rapi dibandingkan ibukota Spanyol, Madrid.

Saya sendiri memang lebih memilih mengunjungi Barcelona, khususnya Catalunya, dibandingkan Madrid karena di kota ini bisa melihat sebuah kota perkawinan masa lalu dan masa modern.

Pusat kota Catalunya berada di tepi laut, tepatnya Teluk Iberia. Kotanya memang tertata rapih dengan ciri khas ruko-ruko berdesain Mediterania.

Gang-gang sempit antar ruko menjadi jalan pintas untuk menuju satu spot wisata ke spot wisata lainnya.

Salah satu booth di Catalunya. Foto by menixnews.com

Satu ciri khas Catalunya adalah adanya areal city walk yang cukup luas dimana kendaraan tidak boleh lewat. Di sana berjajar kirsi-kursi dan meja-meja di median jalan yang bisa digunakan warga untuk duduk, bersantai, sambil menikmati sajian makan malam.

Lampu-lampi hias menerangi lokasi tersebut. City walk ini berujung di sudut kota dimana berdiri patung Colombus dengan tinggi sebagai maskot kota. (sri murni)

Tulisan ini akan bersambung untuk edisi berikutnya ya!