• Home »
  • Bisnis »
  • Tips Super Hemat Pesan Pesawat dan Hotel untuk Liburan Keluarga ke Malang

Tips Super Hemat Pesan Pesawat dan Hotel untuk Liburan Keluarga ke Malang

SAAT masih pacaran, penginnya pergi kemana-mana berdua seperti sepasangan merpati yang tidak ingin dipisahkan.

Namun setelah menikah, apalagi setelah punya anak, mengapa banyak pasangan justru enggan kemana-mana bersama?

Apa kadar cinta sudah mulai pudar? Atau justru merasa pasangan kita tidak lagi ‘menantang’ seperti saat masih pacaran?

Bisa jadi, kesibukan kerja untuk mencari nafkah membuat hubungan pasangan suami-istri banyak yang tidak seromantis saat masa-masa pacaran.

Padahal, justru setelah menikah dan memiliki anak, kebersamaan dan kemesraan suami-istri harus terus ditingkatkan, tidak sekadar dipelihara.

Sebab, ketika sudah menikah, baik suami maupun istri telah dihalalkan untuk melakukan kemesraan yang dilarang ketika pacaran.

Maka dari itu, kesibukan masing-masing pasangan jangan sampai membuat kemesraan keduanya menjadi menurun apalagi sampai memudar, ya!

Salah satu cara yang kudu dilakukan agar kualitas kemesraan suami-istri tetap meningkat kadarnya adalah dengan liburan bersama atau bulan madu kedua, ketiga, dan seterusnya.

Hanya saja, karena sudah berkeluarga dan memiliki anak, seperti saya ini, bulan madu yang dimaksud bukan berarti harus pergi hanya berduaan, melainkan tetap membawa anak-anak.

Menurut saya, ketika suami dan istri hanya pergi bulan madu berdua tanpa anak-anak, rasanya justru ada yang kurang.

Liburan berasa tidak lengkap bahkan tidak tenang karena meningalkan anak-anak. Kekhawatiran sebagai seorang ibu dan ayah karena tidak melihat anak-anak di depan mata, justru mengganggu kualitas liburan itu sendiri.

Apakah bulan madu kedua itu akan terganggu dengan hadirnya anak-anak? Bagi saya dan suami, jawabannya tidak. Justru kehadiran mereka adalah pelengkap kebahagiaan saat liburan.

Ngomong-ngomong soal bulan madu kedua, saya dan suami berencana menghabiskan liburan akhir tahun ini jalan-jalan ke Jawa, tepatnya ke Kota Malang, Jawa Timur.

Jika selama ini liburan banyak dihabiskan untuk pulang kampung ke Sumatera Utara dan ke Negeri Seberang, Malaysia dan Singapura, sesekali ingin jalan-jalan ke tanah Jawa, tempat di mana kedua orang tua kami dilahirkan.

Tips Hemat dan Cerdas Saat Backpacker-an Bawa Family ke Malaysia

Lagipula, selama menikah dan memiliki dua anak, saya dan keluarga tidak pernah jalan-jalan ke tanah Jawa.

Jadi pas banget jika momen liburan nanti diisi dengan mlaku-mlaku nang Jowo selama kurang lebih 10 hari.

Sekaligus, memberikan pengalaman dan edukasi tersendiri untuk duo crucils, Azka yang sekarang sudah kelas satu SD dan Kenzie yang sudah TK.

Destinasinya ada beberapa pilihan. Kota tujuan utama kami adalah Malang. Mengapa Malang? Karena ada keluarga dan teman yang hendak dikunjungi plus kota ini terkenal akan aneka wisatanya yang lengkap mulai dari budaya, sejarah, alam, serta kuliner yang enak-enak.

Agar semua rencana berjalan lancar, saya mengatur semuanya dengan seksama, mulai dari urusan tiket pesawat, hotel, sampai hal-hal kecil selama liburan.

Pemesanan Tiket dan Hotel Hemat

Karena liburan ini yang dibawa bukan seorang diri melainkan empat orang termasuk saya, pesan tiket dan hotel memang kudu jauh-jauh hari agar bisa mendapatkan tiket pesawat yang murah.

Apalagi Desember adalah liburan akhir tahun yang pastinya peak season dan harga tiket bisa super mahal jika mesannya menjelang keberangkatan.

Untuk pesan pesawat dan hotel, sekarang tidak perlu repot-repot ke travel agent, karena bisa dilakukan sendiri. Apalagi aplikasi untuk pemesanan itu sudah banyak sekali.

Karena sudah terbiasa memakai Traveloka, saya langsung menggunakannya.

Awalnya coba mencari tiket pesawat yang paling murah untuk tanggal keberangkatan 17 Desember. Setelah itu baru cari-cari penginapan yang nyaman untuk kami berempat.

Setelah searching, ternyata tiket pesawat yang direct menggunakan Citilink untuk tanggal segitu, rute Batam-Surabaya, ada di harga Rp1.091.000 per orang.

Pilihan tiket pesawat Citilink Batam-Surabaya via Traveloka. Foto by menixnews.com

Ehm… ternyata mahal juga ya! Empat orang untuk satu kali berangkat sudah hampir Rp4,5 juta. Belum lagi hotelnya.

Searching harga hotel dengan fasilitas yang cocok setara bintang tiga, ternyata harganya di atas Rp800 ribu semalam.

Lumayan juga pengeluarannya untuk hari pertama hanya pesawat dan hotel sekitar Rp 5,3 juta.

Karena merasa kemahalan, saya tidak langsung memesan tiket dan hotelnya, tapi saya mencoba menggunakan fasilitas lain dari traveloka yakni pemesanan pesawat dan hotel dalam satu paket .

Setelah searching pesawat yang sama di tanggal yang sama juga plus hotel satu laman untuk di Malang, hasilnya cukup mengejutkan karena yang ditampilkan harganya jauh lebih murah.

Tiket pesawat dan pilihan hotel setara bintang tiga per orangnya justru tidak sampai satu juta. WOW!

Paket pesawat dan hotel Batam-Surabaya dan hotel di Malang. Foto by menixnews.com

Coba-coba pilih tiket pesawat dan hotel dengan kategori harga terendah, lebih mengejutkan lagi. Ternyata harganya di bawah Rp700 ribu. Wah, luar biasa kalau begini!

Paket pesawat dan hotel Batam-Surabaya dan hotel di Malang. Foto by menixnews.com

Namun, karena saya membawa anak-anak, rasanya memang kurang nyaman kalau memilih harga paket paling murah karena fasilitas kamar hotelnya ternyata dorm dengan tempat tidur bertingkat dan satu kamar ada beberapa orang.

Harga termurah ini, rasanya memang sangat cocok untuk para traveler yang pergi seorang diri atau ramai-ramai bersama teman-teman.

Kalau untuk keluarga seperti saya, memang kudu mencari yang nyaman untuk anak-anak.

Saya pun memilih di harga yang lebih moderat yakni Rp851.225 per orang sudah termasuk tiket dan kamar.

Kamarnya saya memilih deluxe double bed dan termasuk sarapan. Letak hotelnya pun di tengah kota Malang.

Untuk istirahat di malam pertama liburan sangat cocok sebelum melanjutkan jalan-jalan ke tempat wisata keesokan harinya.

Total biaya yang saya keluarkan untuk tiket Batam-Surabaya dan hotel satu malam di Malang, hanya Rp3.404.900, setelah dipotong diskon tambahan sebesar Rp332.640 otomatis tanpa perlu memasukkan kode apapun.

Dibandingkan dengan pesan tiket pesawat dan hotel secara terpisah, cara kedua membuat saya hemat hampir Rp 2 juta (Rp 3,4 juta dibanding Rp 5,3 juta).

Selain itu, saya tidak perlu capek buka web dan aplikasi sana sini karena semuanya sudah tersedia di satu tempat.

Untuk perjalanan dari Surabaya ke Malang, saya memilih naik kereta api karena tiketnya sangat murah yakni Rp35 ribu per orang.  Lagipula, duo crucils memang sangat jarang naik kereta api karena di Batam tidak ada jenis transportasi tersebut, kecuali kereta api wisata di dalam mal. Pemesanannya juga bisa dilakukan via Traveloka.

Untuk lebih detail cara pemesanan paket pesawat dan hotel bisa di lihat di sini!

Mengunjungi Tempat Wisata Popular

Di Malang, saya berencana tidak lama-lama  hanya sekitar tiga hari. Sebab, saya dan keluarga ingin ke daerah lain seperti Pacitan, Yogyakarta, Solo dan Bandung.

Selama di Malang, setidaknya kami ingin mengunjungi tempat wisata yang ada alamnya, science, budaya, dan sejarah terutama candi. Sebab, di Batam tidak ada candi dan duo crucils juga belum pernah melihat candi.

1. Jatim Park 1 dan 2

Foto: explorewisata

Tempat pertama yang akan kami kunjungi adalah Jatim Park 1 dan 2 yang terletak di Kecamatan Batu. Keduanya pasti menarik untuk duo crucils karena bertema science dan kebun binatang.

Dari informasi yang saya baca, Jatim Park 1, isinya lebih pada sains dan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan teknologi, fisika, biologi, kimia dan lain-lain.

Sedangkan Jatim Park 2, lebih pada pengenalan flora dan fauna yang dikemas dengan sangat menarik. Di sini ada Museum Satwa dan Eco Green Park.

2. Taman Labirin Coban Rondo

Coban Rondo bisa jadi tempat wisata alam yang cocok untuk kami berempat. Selain punya air terjun yang cantik lengkap dengan atraksi wisata arum jeramnya, juga terdapat labirin untuk memberikan pengalaman baru bagi duo crucils.

Belum pernah nih kami berwisata alam yang seperti ini selama jalan-jalan ke tempat lain.

3. Candi Singosari

Foto : wisataterkini

Satu destinasi wisata sejarah yang rugi kalau tidak dikunjungi saat berada di Malang adalah Candi Hindu-Budha bernama Candi Singosari.

Sesuai dengan namanya, candi ini berkaitan erat dengan sejarah Kerajaan Singosari, satu di antara kerajaan lama Indonesia, yang pasti ada dalam pelajaran sejarah di sekolah-sekolah.

Candi ini dipercaya sebagai tempat”pendharmaan” bagi Raja Singasari terakhir yakni Sang Kertanegara yang tersohor.

Dari Kota Malang, candi yang terletak di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, jarak sekitar 10 km.

4. Pasar Apung

Foto: explorewisata

Sebagai destinasi wisata budaya bercampur kuliner, pasar apung di Malang ini bisa jadi tempat yang asyik.

Selama ini, pasar apung memang identik dengan Banjarmasin atau daerah-daerah lain di Kalimantan tapi sebagai pengenalan budaya, pasar apung di Malang sudah cukup apik untuk duo crucils.

Sambil menikmati unsur budayanya, tentu saja di sini bisa sambil berbelanja dan menikmati wisata kuliner khas Malang.

Ah rasanya tidak sabar lagi agar waktu berputar cepat dan kami bisa menikmati liburan di Malang. (sri murni)