Turi Beach Resort Batam: Tempat Liburan yang tak Pernah Bikin Bosan!

My little family in Turi Beach Resort Batam. Foto by menixnews.com

BERBULAN-bulan tidak menghabiskan weekend (Sabtu-Minggu) keluar rumah, ternyata membuat kepala saya rasanya penuh dan mual.

Sepertinya memang tanda-tanda butuh refreshing dengan piknik singkat kudu dilakukan. Tidak hanya saya, duo crucils juga merasakan kebosanan karena lama tak melihat yang indah-indah.

Kalau suami sih asyik-asyik saja, karena memang orangnya cool, santai dimana saja dan kapan saja. Dia juga paling betah di rumah asalkan punya waktu main games. (hehehe)

Alhasil kebosanan saya dan duo crucils terjawab dengan sebuah pesan via WA dari seorang teman. Isinya begini, “Mbak mau gak gantiin voucher Turi Beach Resort?”

“WAH, Turi Beach? Asyik…. Tapi pasti mahal ni….” kata saya dalam hati.

Saya pun menjawab pesan teman tersebut dengan bertanya harganya berapa.

Eh gak disangka dia justru balik tanya, “Mbak maunya berapa?”

Iseng-iseng saya jawab,”****(sensor karena terlalu murah) ribu ya!”

Tak disangka lagi, dia langsung menyetujuinya….

Wah ini sih rezeki Mama Soleh namanya… Termasuk doa duo crucils yang memang sudah lama gak diajak piknik asyik

Well, jadilah kami menginap di Turi Beach Resort untuk dua hari satu malam, full weekend, Sabtu-Minggu (13-14/1/2018) lalu.

Mendengar akan menginap di Turi Beach, duo crucils langsung kegirangan karena tahun sebelumnya, tepatnya April 2017, kami juga pernah menginap di sini.

Baca ulasannya di sini!

Happynya Liburan di Turi Beach Resort Batam

Duo crucils senang karena mereka masih ingat dengan Turi yang punya dua lokasi kolam renang anak dan pantai yang indah.

Jika tahun lalu kami mendapat kamar Riani yang berbentuk cottage-klasik, kali ini kami mendapatkan kamar Tirta dengan nomor 204 yang bangunannya lebih modern-minimalis.

Baik Riani maupun Tirta punya keunggulan tersendiri.

Untuk yang Tirta ini, kamar kami berada di lantai dua dengan view yang menakjubkan, tepat di depan kolam renang berwarna hijau dan berhadapan dengan pantai.

Ngeteh sore dari balkon Kamar Tirta Turi Beach Resort Batam. Foto by menixnews.com

Pemandangan laut Nongsa pun langsung terpampang di depan kami.

Turi Beach Resort ini memang punya keunggulan pada lokasinya. Bentangan alamnya sangat indah dan tenang, jauh dari keramaian serta udaranya yang segar. Tempat ini sangat cocok untuk men-refreshing-kan diri tanpa merasa bosan.

Sayangnya, saat kami ke sini, cuaca Batam memang sedang dingin karena musim angin Munson.

Sudah beberapa hari kelabu dan hujan terus menerus. Tapi, cuaca bukanlah hal besar bagi kami untuk tetap happy menikmati nikmat dari Allah SWT.

Lihat video hembusan angin Munson dan cuaca kelabu di sini!

Kamar Tirta

Kami mendapatkan kamar Tirta yang twin, padahal inginnya sih kamar double. Saat check in, petugas resepsionis sudah menyampaikan bahwa kamar yang tersisa hanyalah twin, sementara yang double sudah full.

Maklum saja, saat weekend, resort ini memang sangat ramai dengan wisman dari Korea dan Singapura.

Kamar twin yang kami dapatkan cukup lapang dengan fasilitas layaknya hotel bintang empat.

Bingung Cari Cattle

Di kamar ini, saya sempat dibikin bingung saat mencari pemanas air atau cattle karena kami ingin membuat kopi dan teh.

Saya tidak menemukan cattle yang umumnya jika di hotel lain diletakkan di meja dekat TV.

Saya pun angkat telepon untuk menanyakannya kepada petugas hotel. Mereka memberitahu saya, ternyata cattle berada di dekat mini bar di kamar.

Nah, mini barnya sendiri juga tidak tampak di kamar. Ternyata mini bar ini berada di tempat yang tak terduga yakni di belakang kaca panjang yang ada di samping tempat tidur.

“Lah, bagi tamu yang baru pertama masuk kamar Tirta, tentu saja atidak akan tahu bahwa di balik kaca panjang di samping tempat tidur ternyata sebuah lemari yang berisi mini bar dan drink compliment beserta cattle-nya,”komentar saya ke petugas hotel.

Ya, ini pengalaman baru bagi saya.

Kolam Renang Hijau dan Biru

Karena duo crucils saya sangat terkesima dengan kolam renang Turi Beach Resort, selepas meletakkan barang di kamar, mereka juga tidak mau berlama-lama.

Mereka langsung ingin ke kolam renang. Tidak perduli meskipun cuaca sedang dingin dan angin bertiup lumayan kencang.

Di sini ada dua kolam renang yang letaknya terpisah yakni kolam renang berwarna biru dan berwarna hijau.

Yang kolam biru, lokasinya lebih dekat dengan sayap Riani. Sedangkan yang hijau dekat dengan wings Tirta.

Keduanya punya kelebihan masing-masing dan sama-sama kids friendly.

Mana yang paling disukai duo crucils? Mereka sangat suka kedua-duanya. Tapi kalau saya, lebih suka yang hijau karena lebih luas untuk berenang bagi tamu dewasa.

Selepas senang-senang di kolam renang, duo crucils pun bebas bermain di pantai. Bagi tamu dewasa, di sini tersedia Cabana Club dengan fasilitas sea sport mulai dari jetski, kano, dan lainnya.

Di sini juga tersedia arena outbound dan sepeda untuk berkeliling kawasan Turi Beach yang ciamik.

Banyak Nyamuk

Minusnya menginap di resort seperti ini adalah keberadaan nyamuk yang lumayan jumlahnya.

Meskipun pihak hotel sudah membersihkan dan menyemprot, yang namanya nyamuk terlalu banyak koloninya…. (Hahahaha). Sehingga, waktu bersantai di teras kamar atau di pantai saat malam, nyamuk selalu menemani.

Waktu tidur pun sedikit terganggu karena Nyamuk wing-wing dan menggigit bagian tubuh.

Pihak hotel telah menyediakan lotion anti nyamuk serta seprotan yang siap dipakai.

Sebenarnya agar nyamuk tidak mendekat ketika tidur, bisa mengatasinya dengan mendinginkan suhu ruangan.

Masalahnya, ketika kami menginap, cuaca Batam kan dingin, jadi kalau pakai AC dihidupkan, jadi menggigil meskipun sudah pakai selimut.

Sarapan Pagi

Menu nusantara. Restaurant Turi Beach Resort. Foto by menixnews.com

Menu sarapan pagi di sini bisa saya sangat beragam. Stall nya terbagi atas minuman dingin berupa jus jeruk dan jambu dan hot drink seperti kopi dan the, buah potong dan yogurt, cereal dan susu, prasmanan menu nusantara (nasi kuning, sosis, mie goreng, sayur, dan daging), sup dan salad, bubur ayam, aneka kue dan roti.

Ada juga stall live cooking untuk roti jala, omelet, dan mie sup. Pokoknya sangat nyammi untuk mengisi perut di pagi hari.

Nah, Moms and Dads… Selamat berliburan ya. Jangan lupa tamasya bareng keluarga walau hanya di dalam kota! (Sri Murni)