Cara Gampang Bikin Video Keren Pakai HP: Shooting, Editing and Posting

Yang lain pada serius, sempeti dulu wefie bareng misua, saat mengikuti workshop videogafer Teguh Sudarisman.

MENJADI blogger zaman now itu memang kudu update perkembangan dunia digital. Menulis dengan tambahan foto sana-sini, tidak lagi cukup karena dunianya sekarang beralih ke video.

Masyarakat milenial lebih suka menonton video ketimbang hanya membaca tulisan yang panjang disertai foto-foto. Sehingga, tidak heran jika sekarang YouTube dan channel video lainnya begitu digemari.

Agar tidak jadi blogger zaman old, skill kudu ditambah dengan kemampuan memproduksi konten video.

Eitssss ngomongi bikin konten video jangan langsung mengerutkan dahi (kayak saya selama ini) ya! Sebab, jika ada kemauan belajar, memproduksi video tidaklah sesulit yang dibayangkan, tetapi juga tidaklah semudah membalik telapak tangan.

Syukurnya nih ya, Minggu (8/7/2018) pagi, Komunita Blogger Kepri bikin workshop “penuh gizi” dengan tema yang kece yakni “Menjadi Videografer Cuma Modal HP”. Acara ini dalam rangka memperingati HUT ke-3 Blogger Kepri (BK). SELAMAT ULANG TAHUN BK!

Pembicaranya adalah Mas Teguh Sudarisman yang telah melanglang buana sebagai pembicara videografer Indonesia di lebih dari 50 workshop. Dia juga sudah melanglang buana menjadi pembicara di lebih dari 80 workshop tentang travel writing.

Acaranya digelar di Co-worker Ruang Kreasi Batam Centre, tempat kerjanya para pebisnis digital zaman now. Pesertanya tidak hanya dari anggota BK tetapi juga dari perusahaan dan wirausaha.

Flayer lengkapnya ada di foto ini ya!

Shooting and editing video sekarang juga tidak perlu pakai perangkat yang berat-berat dan macam-macam, cukup dengan sebuah smartphone. Selain lebih simpel juga lebih gampang penyebarannya. Prinsipnya adalah SEP yaknti Shootting, Editing, and Posting dalam waktu yang singkat.

Karena zamannya tulisan gak panjang-panjang, segitu dulu ya pengantarnya. Sekarang kita langsung saja ke inti atau rangkuman dari workshop yang saya ikuti.

Untuk membuat video keren pakai smartphone, ada empat langkah utama yang harus dilakukan:

Punya perangkat hardware

Perangkat keras atau hardware yang dimaksud adalah

  • Smartphone android (disarankan lebih memilih android ketimbang iphone karena aplikasi editing videonya lebih banyak tersedia untuk android. Tapi yang paling utama memang kudu punya smartphone ya (ya iyalah, masa judulnya bikin video pakai smartphone tapi gak punya smartphone, hehehe jadi ingat Cak Lontong kalau sudah begini). Smartphone-nya bisa apa saja, yang penting RAM minimal 3 GG, kapasitas penyimpanan internal 16 GG plus memori eksternal, dan sudah masuk jaringan 4G.
  • Tongsis, tripod, ataupun tongkat stabilizer (punya ketiganya bagus, kalau tidak ya salah satunya saja agar memudahkan saat pengambilan video). Alat ini sangat diperlukan agar video yang kita ambil tidak goyang.
  • Mikrofon atau mic kecil untuk vlog maupun wawancara

Mas Teguh memperkenalkan hardware yang diperlukan untuk produksi video. Foto by menixnews.com

Download perangkat software

Perangkat lunak atau software sangat banyak tersedia, baik yang gratisan maupun yang premium alias bayar. Software ini dipakai saat pengambilan video dan editing. Nah, Mas Teguh merekomendasikan untuk menginstal beberapa software via playstore, yakni:

  •  Cinema FV-5 yakni aplikasi untuk syuting atau pengambilan video. Biasanya kita kan ambil video via aplikasi kamera yang ada di smartphone, namun aplikasi bawaan ini terkadang tidak stabil untuk fokusnya, jadi diperlukan aplikasi tambahan.
  • Power Director, Viva Video, KineMaster, dan Quik yakni aplikasi untuk editing video. Saat workshop kami menggunakan Power Director karena lebih mudah dan komplit untuk editing yang lebih detail. Selain itu, aplikasi di PC dan laptopnya juga tidak berbeda dengan yang di smartphone.
  • Legend dengan lambang L warna kuning (bukan mobile legend ya…) yakni aplikasi untuk animasi tulisan agar hasil video lebih keren.

Pengambilan video 

Setelah punya perangkat keras dan lunak, saatnya untuk mengambil video. Sebelum ke lapangan untuk ambil video, baiknya sudah punya gambaran unsur utama video tersebut yakni tokoh, video pembuka, isi, dan penutup.

Bagaimana tekniknya? Baca di slide Mas Teguh ini ya!

Selain teknik pengambilan videonya, satu hal yang penting adalah, kita harus memiliki sense of news yakni daya rasa bahwa sesuatu yang hendak kita syuting itu bernilai informatif, unik, menarik, dan dibutuhkan oleh masyarakat banyak.

Proses editing

Untuk proses editing ini, setelah saya pelajari ternyata tidaklah begitu sulit. Yang penting mau berlatih setelah workshop. Perlu diingat, semua cara editing video itu ada ilmunya yang bisa dipelajari dan dimengerti.

Kalau tidak sempat ikut pelatihan langsung, di Youtube juga banyak tersedia tutorialnya. Bagaimana tips editingnya? Baca juga slide Mas Teguh di bawah ini ya!

Jual Videonya!

Nah, kalau sudah punya video kece dengan editing yang mantab, lantas mau diapakan videonya? Apakah cukup hanya di-posting di sosial media atau channel youtube saja?

Ehmmm karena untuk memproduksi video ini memerlukan modal, yang pasti kita kudu mikir bagaimana modal bisa kembali dan bagaimana juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari kemampuan membuat video ini.

Nah, sekarang penyaluran video ini sudah banyak ya dan hasilnya juga sangat lumayan. Kemana video bisa dijual? Ada di slide ini!

Apakah saya sudah berhasil menjual video yang saya hasilkan? Ehmmmm Alhamdulillah sebelum ikut workshop ini sudah menjual satu video di Net.CJ sih pekan lalu. Video yang terjual memang tidak saya edit alias masih original apa adanya. Saya juga sudah upload beberapa video di sana. Semoga video selanjutnya dilirik juga ya, AMIN!

Tapi hal yang paling penting adalah, bukan terjual atau tidaknya video melainkan menghasilkan sebuah karya itu sangat menyenangkan dan kepuasan bagi diri sendiri.

Dari workshop ini kami juga langsung bikin video. Sayangnya, punya saya belum selesai karena perlu dipermak lagi agar enak ditonton. Tapi setidaknya saya punya satu yang bisa dipamerkan (ehmmmm ria) dan sudah diunggah di facebook.

Sebagai penutup acara workshop, seperti biasa, semua peserta foto bersama plus mendapatkan buket sayuran mix lettuce dari 3 Leaves Farm Batam.

Foto bersama peserta workshop dengan Mas Teguh di Ruang Kreasi Batam. Foto by usman

Terimakasih kepada Blogger Kepri, Ruang Kreasi, Mas Teguh dan 3 Leaves Farm Batam atas workshop yang diberikan. (sri murni)

Untuk slide lengkap Mas Teguh bisa di dapatkan di sini ya! slide video grafer dari mas teguh

Tingkatkan Traffic Blog, Saya NGELMU SEO Bareng Blogger Kepri di D’Merlion Hotel Batam

Cara Jitu Tingkatkan Traffic Blog Langsung dari Google Adsense dan Geniee agar Dolar Mengalir Deras