Home / Cafe / Temu Kangen Blogger Kepri Hasilkan Rancangan Buku Baru
English English Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia
Temu Kangen anggota Blogger Kepri
Temu Kangen anggota Blogger Kepri di Blue Fire Premium, Evenue Mall, Orchard Park, Batam Centre, Minggu, 12 Desember 2021.

Temu Kangen Blogger Kepri Hasilkan Rancangan Buku Baru

Awak Blogger Kepri yang ikut Temu Kangen
Awak Blogger Kepri yang ikut Temu Kangen. Dari kika: Mas Bams Nektar, Mbak Febbi, Teh Lina, Kak Yulia Mirza, Mas Danan, Menix, Mbak Yeni, Ana Maria, Eka Handa, Kak Sarah, Cahya, dan Bang Uma alias Ahmadi.

CERITANYA, sudah hampir dua tahun teman-teman dari komunitas Blogger Kepri (BK) “berhibenasi” selama pandemi Covid-19. Jadi pada Minggu, 12 Desember 2021, pengurus BK menggelar acara temu kangen.

Lokasinya di Blue Fire Premium Bar & Resto di lantai dasar Avenue Mall, Orchard Park, Batam Centre. Ini merupakan mal baru yang menyatu dengan komplek perumahan elit di Batam yang dibangun Podomoro Group.

Evenue Mall, Orchard Park, Batam Centre.
Evenue Mall, Orchard Park, Batam Centre. Photo by menixnews.com

Acaranya ngobrol santai ngalur-ngidul, tik-tok, chit-chat, ketawa-ketiwi, dan makan siang bersama mulai dari jam 11-13.30 WIB. Karena dua tahun tak bertatap muka secara langsung, banyak juga perubahan fisik yang tampak. Ada yang semakin “sehat”, ada yang tetap langsing walaupun baru melahirkan, dan ada yang tambah syantik pastinya.

Dari ratusan anggota BK, ternyata yang bisa ngumpul bareng hanya 12 orang. Padahal panitia sudah menyiapkan tempat yang “cozy dozy” dengan makanan lezat tanpa bayar. Mungkin banyak yang punya kesibukan lain ya! Semoga next meeting bisa ngumpul lebih banyak ya!

Banyak hal yang diobrolin. Ya namanya juga ngobrol santai ngalur-ngidul. Bahan obrolannya gak pernah habis mulai dari kerjaan, keluarga, pengalaman melahirkan, pengalaman kecelakaan dan dirawat sendirian di RS di masa pandemi, cerita soal bisnis, jalan-jalan dan banyak lagi.

Nah, di tulisan ini saya ingin merangkum poin-poin penting dari obrolan ngalur-ngidul tersebut yang ternyata menelurkan ide konkrit untuk dilakukan dalam waktu dekat.

1. Bikin Buku Baru Blogger Kepri

Ide penggarapan buku baru komunitas BK ini muncul dari Mas Bams Nektar, anggota BK yang hobi fotografi dan menjelajah pelosok negeri, tidak terkecuali Batam dan sedang menggarap buku “Kampung Tua di Batam”.

Buku yang akan digarap BK ini bertemakan “Aktivitas Para Anggota Blogger Kepri Selama Pandemi”. Judul pastinya belum ditentukan karena kudu dibicarakan lebih lanjut, tapi yang pasti gak bakal jauh-jauh dari temanya.

Temu Kangen anggota Blogger Kepri
Temu Kangen anggota Blogger Kepri di Blue Fire Premium, Evenue Mall, Orchard Park, Batam Centre, Minggu, 12 Desember 2021.

Penulis buku ini adalah para anggota BK yang ingin berpartisipasi dan memiliki aktivitas menarik selama pandemi. Satu orang bisa menulis satu sub-judul dengan panjang tulisan antara 1000-1.500 kata ditambah satu foto.

Ide tulisannya bebas sepanjang tidak melenceng dari tema. Penulis bisa menceritakan pengalaman hidupnya sebagai blogger selama pandemi. Apakah tetap produktif menulis, atau justru banting setir gak pernah nulis lagi tetapi menggeluti aktivitas lainnya.

Bisa menceritakan pengalaman sebagai fulltime mother atau full time father selama school from home/work from home, pengalaman melahirkan di masa pandemi, pengalaman menjadi pengantin baru atau ibu baru selama pandemi, berbisnis selama pandemi, jalan-jalan selama pandemi, dan ide cerita lainnya.

Siapa yang ingin berpartisipasi menulis bisa menyetorkan ide tulisannya kepada Teh Lina Sasmita selaku Ketua BK. Sementara penyelesaian tulisannya paling lambat Februari 2022.

Ditargetkan, buku baru ini akan dicetak pada Maret 2022. Sebagai koordinator projek ini adalah si pencetus ide yakni Mas Bams Nektar. Untuk kandidat editor nantinya ada Bang Uma alias Ahmadi, Teh Lina, Mas Danan, dan Cahya.

Sekedar pengingat, teman-teman BK sudah pernah menelurkan satu buku dengan judul “Jelajah Kepri: Catatan Para Blogger” pada 2017 lalu. Makanya yang semangat ya teman-teman menulis untuk buku kedua BK ini. CAHYO deh pokonya!

Esstttt kata Teh Lina, untuk biaya cetak buku bakal ditanggung BK karena uang kasnya masih banyak. Asyek! Tapi walaupun nantinya gak ditanggung, kita siap kok urunan seperti penerbitan buku kita pertama.

2. Ancang-ancang Pemilihan Ketua BK yang Baru

Saat ngobrol-ngobrol, Teh Lina sempat woro-woro, nantinya akan ada pemilihan Ketua BK yang baru. Alasannya, memang sudah waktunya pergantian ketua dan Teh Lina sendiri juga sudah sangat sibuk saat ini. Maklum, ketua kita ini sudah punya momongan baru ditambah aktivitas kerja dan kegiatan organisasi lainnya.

Nah, dari obrolan santai, para pengobrol inginnya Ketua BK nantinya bisa dipilih dari teman-teman kalangan yang lebih muda dan tentunya yang punya komitmen untuk ngeblog dan punya kepedulian terhadap komunitas kita.

Kapan dan bagaimana detail pemilihan ketua kita yang baru? Tunggu aja pengumuman resminya dari Teh Lina ya.

3. Seputar Kabar Menarik dan Makanan Lezat

Dari 12 orang yang hadir di acara temu kangen ini, adalah beberapa kabar yang menarik. Kami mengobrolnya pun sambil makan hidangan yang lezat dan gratis. Hehehe.

Beberapa hidangan lezatnya adalah Mie Kari yang beroping udang dan tahu, nasi goreng tom yam dengan toping udang goreng tepung, potongan sayur, telur ceplok, dan kerupuk, serta nachos platter yang isinya udang goreng tepung, ayam goreng, spring rolls, cumi goreng, dan kentang goreng yang bersanding dengan saus pedas.

Nasi Goreng Tom Yam di Blue Fire Premium Bar & Resto
Mie Kari di Blue Fire Premium Bar & Resto. Photo by menixnews.com

 

Nasi Goreng Tom Yam di Blue Fire Premium Bar & Resto
Nasi Goreng Tom Yam di Blue Fire Premium Bar & Resto. Photo by menixnews.com

 

Nachos Platter di Blue Fire Premium Bar & Resto
Nachos Platter di Blue Fire Premium Bar & Resto. Photo by menixnews.com

Sementara kabar menariknya adalah: pengalaman Mas Bams dan Mas Danan yang patah lengan karena kecelakaan kemudian terpaksa dioperasi dan dirawat sendirian di rumah sakit. Juga cerita seputar pengalama Mas Danan yang berhasil skenario untuk difilmkan secara berseri.

Ada pula cerita melahirkan di masa pandemi dari Teh Lina dan Eka Handa. Teh Lina memiliki baby girl kedua setelah penantian yang cukup lama karena anak pertamanya kini sudah di bangku SMP. Sementara Eka Handa, sedang seru-serunya menjadi mahmud setelah kelahiran putri pertamanya.

Ada juga Mas Bams yang akhirnya memiliki seorang putri setelah penantian yang cukup lama juga. Si kecil ini merupakan anak cewek satu-satunya dari empat anak Mas Bams. “Yang satu ini memang disembunyikan, tidak diekspos,”kata Mas Bams. Pantas ya gak pernah lihat putrinya di Medsos Mas Bams.

Eh, ngobrol-ngobrol soal anak, satu anggota BK lainnya, Mbak Febbi, ternyata penasaran dan minta tips karena doi sedang usaha agar mendapatkan momongan karena sekarang usia pernikahannya memasuki tahun ketujuh.

Di masa pandemi ini, ada loh yang tetap berhasil melipir-melipir ke Raja Ampat. Ehmmm siapa lagi kalau bukan Bang Uma. BTW, doi gak banyak cerita soal pengalamannya dan lebih banyak diam. Kayaknya ceritanya bakal dituangkan di buku BK kedua nanti nih.

Banyak lagi cerita ngalur-ngidul yang dibincangkan oleh Kak Sarah, Kak Ana Maria, Kak Yulia Mirza, Kak Cahya, dan Kak Yeni (anggota BK yang baru bergabung setelah pindah dari Jakarta). Rasanya kepanjangan kalau semuanya dipaparkan di sini.

Sebagai penutup acara, tentu saja sesi foto-foto sepuas hati. Apalagi lokasinya memang ciamik dan cocok untuk stok posting-an di Medsos, terutama Instagram.  (sri murni)

4 comments

  1. Serrruuuunyaaaa…. Wahh bikin buku, mauuu doong mbaa..

  2. Luar biasa emang mbak yang satu ini.. Tulisannya langsung tayang euy! Btw, liat foto-fotonya aku jadi kangeeen huhuhu.. Sehat-sehat semua ya. Semoga bisa jumpa lain waktu

Leave a Reply to Dian Radiata Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.